Connect with us

LAIN-LAIN

Kisah Javid Basharat Mengguncang Dunia MMA demi Hapus Cap Afghanistan Sebagai Negeri Teroris

Mengharumkan Nama Negara Dan Menghapus Opini Publik

Rebutbola.comSeorang Petarung UFC Javid Basharat mengguncang Dunia MMA demi menghapus stigma Afghanistan adalah negeri teroris. Basharat membuktikannya dengan menghajar petarung dari Israel Oron Kahlon yang memanggilnya (Bocah teroris). Kemenangan Basharat sekaligus menjadi pembuktian petarung MMA asal Afghanistan itu pantas mendapat kontrak UFC dalam Seri Penantang Dana White.

Siapa Javid Basharat? Basharat berharap bisa Mengharumkan tanah airnya di Afghanistan dengan mengantongi kontrak UFC untuk dirinya sendiri. Kemenangan itu memperpanjang rekor tak terkalahkan Basharat. Javid Basharat berusaha untuk mengikuti jejak rekan senegaranya Siyar Bahadurzada dan Nasrat Haqparast dan menjadi orang Afghanistan ketiga yang bergabung di dalam oktagon dalam episode kedua terakhir dari lima Seri Penantang Malam Selasa Dana White.


Awal Mula Konflik Basaharat dan Oron Terjadi.

Rebutbola.com– Petarung Afghanistan, Javid Basharat, mampu menghancurkan lawannya yang berasal dari Israel, Oron Kahlon.

Tensi duel sudah panas sejak di luar octagon ketika Kahlon menyebut Basharat sebagai “Bocah Teroris”.

Basharat dan Kahlon berduel di UFC Dana White’s Contender Series. Keduanya beradu mulut pada saat sesi timbang badan pada Senin (25/10) lalu waktu setempat.

 

Akan tetapi, adu mulut tersebut menjadi begitu personal. Sebelum berpisah, Kahlon mencela lawannya. Basharat dengan marahnya kemudian menunjuk-nunjuk Kahlon.

 

Melalui media sosial pribadinya, Basharat mengungkapkan bahwa Kahlon kehilangan berat badan tiga pon (1,3 kg).

Hal itu menjadi alasan perdebatan verbal di antara keduanya.

 

Menurut Basharat, Kahlon sengaja mengurangi berat badannya agar keluar dari pertarungan. Akan tetapi, lawannya itu malah menyebut dirinya bocah teroris.

 

“Pengecut ini ingin keluar dengan menurunkan berat badan sebanyak tiga pon. Saya mengatakan kepadanya bahwa saya akan tetap memukulinya dan menghabisinya,” kata Basharat di Instagram.

 

“Dia kemudian menyebut saya seperti bocah teroris. Dia ingin reaksi lagi, dia ingin keluar. Sial baginya, saya tidak ke mana-mana! Saya menunggu untuk bertemu dengannya besok,” tambahnya.

 

Rencana Kahlon untuk didiskualifikasi mundur dari pertarungan sepertinya gagal.

 

Pasalnya, pertarungan kelas bantam tersebut tetap dilaksanakan di Las Vegas, Amerika Serikat, pada Selasa (27/10) pagi WIB.

 

Pertarungan ronde tersebut berhasil dimenangkan oleh Basharat. Petarung berjuluk ‘The Snow Leopard‘ itu menghabisi Kahlon dalam 48 detik sebelum duel usai di ronde ketiga.

 

Menurut catatan UFC, Basharat sukses mendaratkan 70 dari 110 significant strikes.

 

Ia juga mendominasi pertarungan dengan ganas dalam ground fighting dan akhirnya mengakhiri Kahlon dengan kuncian guillotine choke.

 

Bisa dibilang, Basharat memulai debutnya di pentas MMA terbesar tersebut dengan sukses.

 

Kini, petarung 26 tahun tersebut memiliki rekor 11-0 sepanjang karier profesionalnya.

 

Basharat sendiri merupakan petarung asal Afghanistan ketiga yang berada di UFC.

 

Satunya lagi adalah Nasrat Haqparast dan Siyar Bahadurzadayang berlaga di kelas ringan.

 

 

1 Comment

1 Comment

  1. andro

    November 2, 2021 at 8:04 am

    mantap anjay, seneng banget bisa baca berita kapan aja. makasih rebut bola

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Must See

More in LAIN-LAIN